Nonton Traumatika (2025) Sub Indo | Streaming di Rebahin
Film Traumatika (2025) menjadi salah satu film horor Indonesia paling ditunggu tahun ini. Disutradarai oleh Rocky Soraya, film ini memadukan elemen psikologis, spiritual, dan misteri keluarga dalam satu narasi menegangkan yang menelusuri batas antara kenyataan dan ketakutan batin.
Sebagai karya terbaru dari rumah produksi Hitmaker Studios, Traumatika menjanjikan pengalaman sinematik yang penuh ketegangan dan emosi, dengan sinematografi gelap, desain suara yang mencekam, dan kisah trauma yang berlapis-lapis.
Sejak teaser-nya dirilis, banyak penonton yang penasaran dan mencari nonton Traumatika sub Indo serta streaming Traumatika Rebahin untuk menyaksikan kembalinya horor psikologis khas Indonesia yang dikemas dengan visual modern.
Tentang Traumatika
Traumatika adalah film horor-psikologis yang mengeksplorasi konsep trauma masa kecil dan bagaimana luka batin dapat memunculkan manifestasi supranatural.
Film ini diproduksi oleh Hitmaker Studios, yang sebelumnya sukses lewat judul-judul seperti Mata Batin, Sabrina, dan The Doll Trilogy. Dengan Traumatika, Rocky Soraya berusaha menghadirkan kisah yang lebih intim dan introspektif — bukan hanya sekadar horor jumpscare, melainkan drama batin yang menegangkan.
Sinopsis Traumatika
Cerita berpusat pada Nadia (Jessica Mila), seorang psikolog muda yang baru kembali ke Indonesia setelah belajar di luar negeri. Ia menerima tawaran pekerjaan untuk menangani kasus trauma berat pada sekelompok pasien di sebuah rumah rehabilitasi terpencil di Jawa Barat.
Namun, semakin lama Nadia berada di sana, semakin jelas bahwa para pasien tidak hanya menderita gangguan psikologis biasa — mereka mengalami penglihatan, mimpi buruk, dan perilaku tak terkendali yang semuanya terkait dengan satu peristiwa tragis di masa lalu.
Ketika Nadia mulai melakukan terapi kelompok, ia sendiri mulai diganggu oleh bayangan masa kecilnya yang ia lupakan. Ruangan-ruangan di rumah rehabilitasi mulai berubah, dan suara-suara bisikan dari pasien terdengar menyebut namanya di malam hari.
Dalam upayanya mencari jawaban, Nadia menemukan bahwa tempat itu dulunya adalah rumah sakit jiwa yang terbakar puluhan tahun lalu — dan salah satu pasien terakhirnya adalah ibunya sendiri.
Dari titik itu, Nadia harus menghadapi kenyataan pahit bahwa trauma yang ia sembuhkan adalah miliknya sendiri.
Informasi Produksi
-
Judul: Traumatika
-
Tahun Rilis: 2025
-
Negara Asal: Indonesia
-
Bahasa: Indonesia
-
Genre: Horor, Psikologis, Misteri
-
Durasi: ± 110 menit
-
Sutradara: Rocky Soraya
-
Penulis Naskah: Riheam Junianti
-
Produser: Rocky Soraya
-
Studio Produksi: Hitmaker Studios
-
Tanggal Rilis: 13 Februari 2025 (nasional)
-
Format: Teater & digital
Film ini menonjolkan tone warna dingin dengan atmosfer lembap dan tertutup, menggambarkan dunia batin yang penuh trauma dan ketakutan.
Karakter dan Pemeran
-
Jessica Mila sebagai Nadia – Psikolog muda yang menghadapi kembali trauma masa kecilnya.
-
Shareefa Daanish sebagai Dokter Ratna – Kepala rumah rehabilitasi dengan metode terapi yang misterius dan penuh rahasia.
-
Aghniny Haque sebagai Mira – Pasien yang mengalami halusinasi ekstrem dan menjadi kunci misteri rumah tersebut.
-
Denny Sumargo sebagai Arif – Seorang jurnalis yang menelusuri asal-usul kebakaran di rumah sakit jiwa lama.
-
Raihaanun sebagai Ibu Nadia – Sosok ibu yang muncul dalam kilas balik dan penglihatan supranatural.
-
Jerome Kurnia sebagai Reza – Asisten Nadia yang mulai kehilangan kewarasannya seiring berjalannya waktu.
Tim Produksi dan Kru
-
Sutradara: Rocky Soraya
-
Penulis Naskah: Riheam Junianti
-
Produser: Rocky Soraya
-
Sinematografer: Patrick Tashadian
-
Editor: Arifin Junaedi
-
Penata Musik: Ricky Lionardi
-
Desain Suara: Dwi Sigit
Tim produksi yang berpengalaman di genre horor menghadirkan pendekatan lebih matang dalam storytelling, dengan fokus pada emosi, simbolisme, dan trauma personal ketimbang sekadar efek kejut.
Fakta Menarik dan Behind the Scenes
-
Traumatika disebut sebagai film paling gelap secara psikologis dalam karier Rocky Soraya, menggabungkan realisme medis dengan horor spiritual.
-
Jessica Mila menjalani pelatihan psikologi klinis selama dua bulan untuk memahami peran sebagai terapis trauma.
-
Banyak adegan difilmkan di rumah sakit tua di daerah Sukabumi, yang memiliki sejarah mistis dan pernah benar-benar terbakar.
-
Film ini menggunakan efek praktikal (non-CGI) untuk menghadirkan ilusi visual dari trauma masa kecil dan mimpi buruk.
-
Rocky Soraya mengaku terinspirasi dari kasus nyata tentang pasien PTSD (post-traumatic stress disorder) di Indonesia.
-
Suara bisikan dan musik latar diformat dalam audio 7.1 surround, membuat sensasi ketakutan terasa lebih mendalam di bioskop.
Musik dan Soundtrack
Penata musik Ricky Lionardi menghadirkan komposisi minimalis dengan gabungan instrumen piano, gesekan biola, dan bunyi-bunyi ambien lembut yang berubah menjadi disonan saat adegan horor.
Lagu tema film berjudul “Bayangan di Dalam Diri” dinyanyikan oleh Isyana Sarasvati, menggambarkan sisi introspektif karakter utama. Lagu ini digunakan di bagian kredit akhir sebagai simbol rekonsiliasi Nadia dengan masa lalunya.
Respons Kritis dan Antisipasi
Sebelum tayang luas, Traumatika (2025) telah ditampilkan dalam Jakarta Film Week 2025 sebagai film pembuka dan mendapat sambutan positif dari kritikus.
Banyak yang memuji film ini sebagai karya horor psikologis Indonesia yang matang dan emosional, dengan pendekatan visual yang elegan namun tetap menegangkan.
Penampilan Jessica Mila disebut sebagai salah satu akting terbaik dalam kariernya, menampilkan transformasi emosional dari ketakutan menuju keberanian.
Kritikus juga mengapresiasi cara film ini menggabungkan isu kesehatan mental dan kepercayaan spiritual, tanpa kehilangan identitas budaya lokal.
Menonton Traumatika di Rebahin
Setelah rilis bioskop, Traumatika (2025) akan tersedia dalam format digital dengan subtitle Indonesia (sub Indo).
Melalui streaming Traumatika Rebahin, penonton dapat menikmati film horor yang bukan hanya menakutkan secara visual, tetapi juga menggugah perasaan dan kesadaran tentang luka batin manusia.
Film ini sangat direkomendasikan bagi penonton yang menyukai horor psikologis dengan kedalaman emosional, sekelas Mata Batin atau The Medium, namun dengan sentuhan khas Indonesia.
Penutup
Traumatika (2025) adalah perpaduan antara ketakutan batin dan spiritualitas kelam, mengajak penonton menyelami sisi tergelap manusia yang terperangkap dalam masa lalunya. Dengan penyutradaraan kuat dan akting intens, film ini menghadirkan horor yang tidak hanya menakutkan, tetapi juga menyentuh hati dan pikiran.
Bagi penggemar film horor lokal yang sarat makna, nonton Traumatika sub Indo melalui streaming Traumatika Rebahin akan memberikan pengalaman menegangkan sekaligus reflektif tentang bagaimana trauma bisa menjadi hantu paling nyata dalam hidup.




